Sabtu, 16 Januari 2016

Mengetahui Virtual Machine dan Application Programming Interface



Nama  : Fajar Sodhiq Fadhillah
Kelas   : 4KA36
NPM   : 12112729

Virtual Machine
https://www.mirantis.com/mirantis-partners-vmware/
Virtual Machine atau Mesin Virtual adalah sebuah pengimplementasian perangkat lunak atau software yang bisa membuat system operasi berjalan didalam system operasi yang sudah ada. Salah satu contoh software yang kita kenal adalah VMWare Workstation. Lalu Oracle juga menyediakan aplikasi VMWare yang bernama Oracle VM Virtual Box Manager.


Produk pertama dari VMWare adalah VMWare Workstation. Mulai VMWare Workstation versi 4, semakin banyak praktisi TIK yang menggunakan software ini. Produk Workstation ini kemudian dilanjutkan dengan rilis generasi terbaru, VMWare GSX dan VMWare ESX. Salah satu produk terbarunya, VMWare ESX menjadi banyak pilihan penyedia data center didunia.

VMWare pada periode awal bisnisnya mengembangkan 4 grup produk yang memiliki kemampuan dan fungsionalitas masing-masing. VMware mengembangkan VMware Workstation, VMWare Player, dan VMWare Fusion sebagai produk awalan. Kemudian VMWare ACE yang menambahkan kemampuan VMWare Workstation untuk memberikan kendali lebih pada penggunaan mesin virtual (Assured Computing Environment). Grup Ketiga dari produk VMWare adalah VMWare Server (sebelumnya dirilis dengan nama VMWare GSX Server dan grup keempat sebagai grup puncak yang memenuhi kebutuhan kelas enterprise adalah VMWare ESX dan VMWare ESXi.


API(Application Programming Interface)
API (Application Programming Interface) adalah sekumpulan perintah, fungsi, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer saat membangun perangkat lunak untuk sistem operasi tertentu. API memungkinkan programmer untuk menggunakan fungsi standar untuk berinteraksi dengan sistem operasi lain. Contoh pengaplikasian API adalah di pemrograman bahasa JAVA. Dimana Java API sebagai Java Class Library. 

Java API kaya akan koleksi kelas yang berisi metoda untuk melakukan fungsi seperti operasi aritmatika, memanipulasi string dan karakter, operasi input dan output, pemeriksaan kesalahan (error checking), serta banyak operasi penting lain. Koleksi kelas yang terdapat di Java API bisa membuat penulisan program menjadi mudah. Kelas-kelas di Java API adalah bagian dari Java 2 Software Development Kit (J2SDK) yang berisi banyak sekali kelas-kelas yang telah dikelompokkan ke dalam paket-paket (packages).

Di dalam bahasa pemrograman level tinggi (high level programming language) lain seperti Fortran, Cobol, dan Basic, metoda sering disebut dengan fungsi (function) atau prosedur (procedure). Metoda yang dapat mengembalikan nilai (nonvoid return value) seperti metoda showInputDialog dari kelas JOptionPane sering disebut dengan fungsi, sedangkan metoda yang tidak mengembalikan nilai (void return value), sering disebut dengan prosedur. Ada dua alasan utama penerapan konsep modular dari metoda di pemrograman bahasa Java. Penerapan pendekatan devide-and-conquer memberikan kemudahan pengelolaan dalam pengembangan program Java yang sudah ada, sedangkan alasan kedua adalah metoda yang sudah ada, dapat pergunakan kembali ke dalam blok bangunan (user-defined class) untuk membuat program baru (software reusability).

Bahasa Java mempunyai banyak sekali kelas-kelas yang di dalamnya terdapat metoda-metoda yang terkait dengan kelas tersebut. Metoda showMessageDialog dan showInputDialog dari kelas JOptionPane, metoda parseInt dari kelas Integer, metoda exit dari kelas System, metoda setText dan append dari kelas JTextArea, dan lainnya adalah beberapa contoh metoda dari beberapa kelas Java. Metoda adalah kumpulan pernyataan yang dikelompokkan bersama untuk melakukan suatu operasi. Secara umum, format dasar pendeklarasian metoda mempunyai sintak penulisan sebagai berikut:

penentu tipe-nilai-dikembalikan nama-metoda(daftar-parameter) {
      // deklarasi dan pernyataan
   }
penentu (modifier), tipe-nilai-dikembalikan, nama-metoda, dan daftar-parameter adalah method header dari sebuah metoda. penentu (modifier) bersifat opsional (dapat disertakan atau tidak), yang akan menentukan bagaimana sebuah metoda dipanggil.

Beberapa metoda menjalankan operasi yang kemungkinan akan mengembalikan nilai (nonvoid return value). Tipe-nilai-dikembalikan adalah tipe dari nilai yang dikembalikan oleh metoda. Beberapa metoda juga menjalankan operasi yang kemungkinan tidak akan mengembalikan nilai (void return value). Untuk metoda seperti ini, tipe-nilai-dikembalikan adalah kata kunci (keyword) void. daftar-parameter menunjuk (mengacu) pada tipe, urutan dan jumlah parameter sebuah metoda. daftar-parameter bersifat opsional, sebuah metoda dapat memiliki parameter maupun tidak memiliki parameter. nama-metoda adalah nama dari metoda yang dideklarasikan. Nama-metoda dan daftar-parameter merupakan penanda dari sebuah metoda (method signature).

Variabel yang berada di method header dikenal dengan formal parmeter atau hanya parameter. Ketika sebuah metoda yang memiliki parameter diminta (dipanggil), Anda perlu memberikan nilai kepada parameter metoda tersebut. Nilai yang diberikan ini sering disebut dengan actual parameter atau argumen. Blok pernyataan dari metoda akan menentukan tugas yang dilakukan oleh metoda tersebut.
Refrensi:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar